Postingan

Kunjungan Wapres

  Rabu, 20/6: Pukul 8.30 pagi, dengan busana batik lengan panjang, sepatu klimis dan berpeci hitam ia sudah siap di kantor Yayasan Attaqwa, sebagai Humas Yayasan, rencananya hari ini meliput kunjungan Wapres meresmikan kampus Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab yang berada di ujungharapan Babelan Bekasi. Kamera DSLR Nikon dilengkapi mic tambahan tergantung di pundak sebelah kanan.   Ia mendengar dari panitia, protokol keamanan Wapres nampaknya cukup ketat. Sebelum hari pelaksana peresmian, Pengawal wakil Presiden telah menggelar sejumlah protokol keamanan. Lalu lintas jalan ujungharapan sudah dimapping, begitu juga dengan  tempat acara peresmian, lingkungan kampus Pusiba telah dilakukan pemeriksaan secara seksama dan pembatasan lalu lintas orang dan kendaraan.Hanya kendaraan tamu tertentu yang boleh parkir di Kampus Pusiba, hal ini untuk memberi ruang gerak yang cukup bagi Pengawal  Wakil Presiden.   Melalui sopir kendaraan pejemput, ia mendapat ...

Pohon kuwista dan Peringatan Hari Pahlawan ke-76

  Pondok Pesantren Attaqwa Putri, Rabu 10 Nopember 2021 : Wikipedia menamakan Kawista  (Limonia acidissima  syn.  Feronia limonia), warga ujungharapan menyebutnya pohon atau “buah Kuwista.” Pohon itu terlihat memayungi barisan peserta upacara peringatan hari Pahlawan ke -76 Kabupaten Bekasi, Ketika pagi langit terlihat mendung.    Peringatan yang dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kali ini dipusatkan di Pondok Pesantren Attaqwa Putri, tempat pohon kuwista tumbuh, dengan daun kecilnya yang bulat, hijau dan lebat mengipasi  para peserta upacara yang berbaris rapih, penuh kekhidmatan. Di tempat ini pula kepoloporan dan ketauladan KH. Noer Alie dimulai.   Kepoloporan dan ketauladan KH. Noer Alie, sosok yang aura kharismatiknya sangat kuat, tidak hanya cerita soal meletusnya senjata Arisaka, buatan Baron Arisaka Nariakira, seorang Letnan Jenderal Angkatan Darat Kekaisaran Jepang, atau menyalaknya senapan...

Dahsyatnya Kekuatan membaca: Belajar dari MalColm X

Malcolm little mampu keluar dari kutukan stereotipe orang kulit hitam:miskin, bandit dan harapan hidup sehitam kulitnya, dengan membaca. Begini kisahnya.   Tempo mencatat, Malcolm little hidupnya  penuh denganpenderitaan; ia  lahir di Omaha, Nebraska tahun 1925. Ayahya bernama Reverend( James)  Earl Little,  seorang pendeta gereja Baptis, matinya mengenaskan, tewas di Tabrak mobil.  Sumber lain mencatat, ayah malcolm dibunuh secara brutal oleh supremasi  kulit putih Black Legion, namun otoritas Michigan menolak menyeret kelompok yang bertanggungjawab tersebut ke meja hijau.   Malcolm little,  anak keempat dari delapan bersaudara, dalam usia 13 tahun bersama tujuh saudaranya, ia dibesarkan oleh ibunya dalam kemiskinan, dan ibunya tidak kuat menanggung beban akhirnya di rawat di rumah sakit jiwa dan Malcolm kecil dititipkan di beberapa panti asuhan, sedangkan ketujuh saudaranya lainya berpencar  dititi...